MALUKUnews, Ambon: Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Budi Daya Laut (BBBL) Tual, Maluku, adalah salah satu UPTD pembenihan ikan laut yang berada dibawah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.

BBL Tual telah melaksanakan dua kegiatan sosialisasi terkait mutu dan keamanan produk benih ikan di Kota Tual. Kedua kegiatan itu adalah sosialisasi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) yang berlangsung pada tanggal 18 Maret 2019 lalu, dan kegiatan sosialisasi Obat Ikan Kimia dan Bahan Biologi (OIKB) pada tanggal 22 Maret 2019, lalu.

Kedua kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi proyek perubahan yang juga diikuti oleh salah satu peserta Diklat PIM IV Angkatan XXI BPSDM Provinsi Maluku tahun 2019, Robert Pensa Maryunus, yang juga adalah Kepala Seksi Benih Biota Laut di UPTD tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan fondasi dan pemahaman yang kuat kepada staf teknis UPTD BBL Tual beserta stakeholder lainnya, akan pentingnya penerapan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan, khususnya pada perikanan budidaya, dan lebih khusus lagi pada tahap pembenihan berdasarkan regulasi yang ada,” ujar Robert yang juga sebagai reformer sekaligus salah satu narasumber pada sosialisasi tersebut, seperti rilis yang diterima Malukunews.co, Senn (29/04).

Sosialisasi yang diikuti oleh beberapa stakeholder terkait yakni: staf teknis UPTD BBL Tual dan Cabang Dinas Gugus Pulau VIII, pembudidaya, pengumpul hasil perikanan budidaya dan juga staf pengajar dari Politeknik Perikanan Negeri Tual. Hasil kegiatan ini kemudian akan segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat, dengan penyusunan SOP pembenihan ikan, pembuatan sarana biosecurity serta penataan dan pengawasan penggunanan obat ikan di lingkup balai maupun pada tingkat pembudidaya sesuai dengan milestone yang ditetapkan dari diklat.

“Output akhir yang diharapkan selain terlaksananya penerapan cara pembenihan ikan yang baik di UPTD BBL Tual, yang akan menjamin mutu dan keamanan produk benih, sasaran lainnya adalah diperolehnya sertifikasi CPIB untuk balai serta terbentuknya suatu rantai sistem mutu dan keamanan produk perikanan budidaya khususnya di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara,’’ tegas Robernt. (Bil)