MALUKUnews, Ambon: Ancaman pemuda Maluku yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku, untuk melakukan perlawanan terhadap Jokowi-JK tampak tak main-main. Perlawanan ini akan dilakukan jika Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-JK itu benar-benar tak mengakomudir putera terbaik Maluku untuk duduk dalam kabinet nanti.

Dua helai kain putih sudah terlihat dibentangkan di depan gedung DPD KNPI Maluku yang ada di jalan Said Perintah, Kota Ambon. Isinya menui ancaman. Dua helai kain putih itu kemudian dibubuhkan tulisan, Pemuda Maluku Menanti “ Sang Menteri “ Merdeka…Merdeka…Merdeka !1!. Sedangkan satu helai kain putih lagi bertulsikan, Komitmen Maluku Adalah “ NKRI “ Bukan Tunduk Kepada Imperialis Jawa !!!. Tulisan di kedua kain tersebut cukup bermakna yang memberikan pesan ancaman.

Hal tersebut juga diperkuat dengan pernyataan Ketua Umum DPD KNPI Maluku, Bisri AS Shiddiq Latuconsina, dalam konfrensi persnya dengan wartawan di ruang kerjanya yang ada di lantai tiga gedung KNPI itu. Menurutnya, ia sangat menyesalkan sikap Presdien dan Wakil Presiden RI, Jokowi-JK, yang kurang memperhatikan sejumlah nama putera-putri terbaik anak Maluku yang diusulkan menjadi menteri. “ Kami sudah mengusulkan sejumlah nama itu melalui partai pengusung Jokowi-JK yakni PDIP, namun tidak ada satupun nama yang dipanggil presiden untuk diwawancarai. Ini berarti peluang jatah menteri untuk Maluku tidak ada,” ujar Latuconsina.

Bahkan Ketua Umum DPD KNPI Maluku ini, juga memberikan pesan ancaman, bahwa jika sampai putera terbaik Maluku tidak dakomudir menjadi menteri, maka ia bersama teman-teman pemuda lainnya akan melakukan protes keras. Protes keras itu, katanya, biasa saja dengan aksi besar-besaran turun ke jalan menutup bandara, menolak kehadiran Jokowi-JK di Maluku, maupun juga dengan cara memboikot dana APBN untuk masuk ke Maluku. (Qin)