MALUKUnews, Langgur: Sebanyak 112 Kepala Keluarga (KK) di Desa Banda Afruan, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, hingga kini belum menikmati listrik.

Mereka berharap pemerintah bisa membatu untuk pengadaan penerangan di kampung mereka. Mereka saat ini sangat merindukan penerangan listrik seperti perkampungan lain di Maluku Tenggara.

Ramli Madilis, salah satu warga Desa Banda Afruan kepada Malukunews.co, Senin (10/06), di Langgur, menuturkan, saat ini di rumah mereka masih menggunakan penerangan seadanya, seperti lampu pelita maupun lampu petromaks. “ Ada juga sebagian masyarakat yang menggunakan lampu listrik dari mesin genset milik pribadi. Itu pun hanya bagi orang yang berkecukupan saja,” ujar Ramli. "Sudah puluhan tahun kampung kami tidak ada listrik PLN, masyarakat sangat merindukan penerangan listrik guna membantu kebutuhan mereka. Anak-anak kami biasanya belajar setiap malam hanya dengan menggunakan lampu petromaks saja, dan itu sudah tak layak dengan kondisi kehidupan saat ini,” ucapnya.

Ramli juga menuturkan, di kampung mereka saat ini memang sudah ada tiang listrik, namun belum ada aliran listrik. “ Semoga aliran listrik segera ada, jangan sampai keburu tiang-tiang listrik yang sudah ada ini rusak,” ucap Ramli berharap. ( Latif)