MALUKUnews, Ambon: Kepala Dolog Sub Divre Wilayah II Tual, Abu Hanifah, mengaku kalau saat ini persediaan beras dalam rangka menyongsong Natal dan Tahun Baru di Kota Tual dan Malra, serta Kabupaten Aru, MTB dan MBD masih cukup karena jatah raskin seluruhnya telah disalurkan disana.

Hal itu dikatakan kepada wartawan di Tual, pekan lalu. Meskipun, jatah raskin masing-masing daerah telah disalurkan, namun saat ini stok beras di gudang Dolog Tual masih tetap tersedia.

Hanifah mengaku, dari 1000 ton beras asal Makassar, sudah tersalur 384 ribu ton, sementara 616 masih di Makassar dan akan segera tiba di Tual, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang bakal terjadi saat Natal dan Tahun Baru. Sayangnya, dirinya mengaku kalau saat ini kewajiban Dolog untuk menyalurkan raskin kepada para konsumen semuanya sudah tersalur dengan baik, namun kewajiban konsumen terhadap pihak Dolog Tual ada yang belum terbayar, seperti yang terjadi di MBD tahun 2013, sebesar Rp 962.148 ribu untuk Kabupaten Kepulauan Aru akan dibayar dengan dana talangan oleh Pemda setempat sesuai SK Gubernur.

Sementara untuk Kota Tual, tahun 2013 yang belum terbayar Rp 147.540 ribu dan untuk MTB tahun 2012 utang raskin masih tersisa Rp 434.852.852,. tahun 2013, Rp 198.318.000

Akibat masih banyaknya utang raskin ini, pihaknya berharap kepada pemerintah di masing-masing wilayah agar kedepan kalau bias harga raskin dianggarkan dalam APBD melalui dana talangan sesuai dengan SK Gubernur Maluku, karena SK tersebut sangat membantu masyarakat miskin dalam mengatasi rawan pangan di masing-masing daerah di wilayah Maluku terutama di Tenggara Raya. (SM)