MALUKUnews, Langgur: Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual, dalam melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi pengelolaan dana desa di Desa Ohoi Banda Efruan, Kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, mulai diragukan.

Toko Pemuda Ohoi Banda Evruan, Ramli Madilis, mengatakan, dugaan korupsi dana Desa Ohoi Banda Evruan, yang sementara ditangani Kejari Tual, terkesan berjalan ditempat. Padahal kasus ini sudah berbulan-bulan sudah berada di tangan kejaksaan setempat.

“ Yang pasti kita mendukung kinerja Kejari Tual. Tapi kita juga pertanyakan kejelasan penanganan proses dugaan korupsi Dana Desa Ohoi Banda Evruan itu. Penyelidikannya terkesan berjalan di tempat. Bahkan sudah berbulan-bulan kasus itu mengendap saja di kejaksaan,” ucap Medelis kepada pers di Tual, Kamis (10/10).

Madilis Mengharapkan, Kepala Kejari Tual supaya segera meresponi dan mempercepat proses penanganan kasus ini. “ Jika tidak diresponi juga, maka dalam waktu dekat ini kami akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Kejari Tual itu,” kecam Medelis.

Lanjutnya, Kepala Kejari Tual dan Kasi Pidsus harus mendengar keluhan masyarakat, supaya kasus dana desa itu segera diproses.

“ Kami dengar Kejari Tual telah melakukan proses penyelidikan dugaan korupsi Dana Desa Ohoi Banda Banda Evruan beberapa waktu lalu, sesuai surat perintah tertanggal 27 Maret dengan Nomor: SP-S.1.13/Fd.1/03/2019. Namun hingga saat ini kasus tersebut tidak ada lagi kabarnya,” ujarnya. (Latif)