MALUKUnews, Ambon: Sebanyak 12 cool box yang berisikan bom sisa perang dunia kedua yang masih aktif, yang hendak dikirim ke Kota Tual, Maluku, berhasil digagalkan Polres Kaimana, Papua Barat, dan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan (KP3) setempat, Ahad (30/06).

Seperti dilansir dari papuadalamberita.com, selain 12 cool box yang disita polisi sebagai barang bukti. Polisi juga telah menahan seseorang yang membawa barang berbahaya tersebut. Penangkapan dan penyitaan cool box yang diduga berisi bom sisa perang dunia ke dua ini terjadi di pelabuhan Kaimana, Papua Barat, saat KM Erna hendak berangkat.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak, M.Si melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey mengatakan saat dikonfirmasih papuadalamberita.com, seusai koorps raport di Polda Papua Barat tadi pagi memngatakan, sampai saat ini Polres Kaimana belum mengetahui siapa pemilik 12 cool box tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Kaimana, AKBP Robertus A. Pandiangan, kepada wartawan di Kaimana, juga membenarkan penyitaan benda yang diduga bom tersebut. Robertus mengatakan, pihaknya saat ini telah menyita dan mengamankan barang bukti itu.

“Benar adanya penyitaan benda yang kami duga sebagai bom. Petugas mencurigai ada cool box, akhirnya diperiksa. Ternyata benar petugas mendapatkan bom sisa Perang Dunia II, yang biasa dipakai oleh Jepang,” jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan, pihaknya akan menelusuri siapa pemilik dari bom tersebut, hingga mengapa bom tersebut dikirim ke daerah Tual. Pasalnya, bom tersebut diduga masih aktif.

“Kami akan menelusuri siapa pemilik benda ini. Saat ini juga satu orang yang membawa barang tersebut sudah kami amankan. Benda tersebut, akan kami selidiki dari mana asalnya, mudah-mudahan dari hasil pemeriksaan bisa terungkap,” ucapnya kepada papuadalamberita.com. (Qin/MN01)