MALUKUnews, Ambon: Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia mengakui, pihaknya telah menerima SPDP kasus korupsi proyek pancing tonda dengan tersangka Bastian Mainassy, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku.

SPDP dengan Nomor SPDP/12/XI/2014 itu, diterima jaksa pidsus pada Rabu 19 November 2014.

“SPDP sudah diterima dan jaksa sifatnya menunggu berkas perkara kasus tersebut,” ujar Palapia, seperti dikutif dari Siwalima, kemarin..

Sebelumnya Mainassy diperiksa pada Rabu (19/11) oleh tim penyidik Ditreskrimsus. Mainassy yang saat itu mengenakan safari lengan pendek hitam mendatangi Kantor Ditres­krimsus, Mangga Dua sekitar pukul 09.00 WIT. Ia menggunakan mobil Toyota Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi B 1380 WCV.

Setibanya di Kantor Direskrimsus ia langsung diarahkan ke penyidik Kompol Gerald Watttimena. Bebe­rapa saat kemudian ia diperiksa oleh penyidik Boyke hingga pukul 12.30 WIT. Selama pemeriksaan ia dicecar puluhan pertanyaan terkait tang­gung jawabnya sebagai KPA proyek pancing tonda.

Mainassy yang dicegat untuk dimintai keterangan soal pemerik­saannya menolak berkomentar. “Jangan saya omong. Jangan tanya saya. Tanya saja ke pa penyidik,” ujar Mainassy sambil menuju mo­bilnya yang berada di halaman parkir. (Qin/S%)