MALUKUnews, Ambon: Kejati Maluku tak akan meloloskan Walikota Tual, MM Tamher dan Wakilnya, Adam Rahayaan, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana asuransi DPRD Kabupaten Malra, sejak pertengahan tahun 2012 lalu.

“Kejati tak akan meloloskan mereka, apalagi sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tandas Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia, seperti ditulias Siwalima, hari ini.

Pernyataan Palapia ini menyikapi adanya tudingan yang disampaikan Gerakan Anti Korupsi (GAK) Maluku kalau penyidik Kejati Maluku telah “masuk angin” dalam menangani kasus dana asuransi, khususnya terkait tersangka Tamher dan Rahayaan.

Palapia menjelaskan, saat ini kasus yang melibatkan anggota DPRD periode 1999-2004 itu masih didalami oleh tim penyidik. “Kasus ini masih didalami oleh tim penyidik namun jaksa serius dan konsisten untuk menuntaskan kasus ini tanpa ada kepentingan apapun,” tepis Palapia. (S5)