MALUKUnews, Ambon: Ketua Ombudsman Maluku, Hasan Slamat, mengatakan, pihaknya mengkritisi gubernur Maluku, Murad Ismail, itu bagian dari bentuk pengawasan publik yang ia lakukan. “ Tugas kami itu memastikan pelayanan publik harus berjalan baik di Maluku. Kami punya standard pengawasan,” ujar Ketua Ombudsman Maluku ini saat dihubungi Malukunews.co, Kamis (14/11), sore.

Kata Hasan, pihaknay mengkiritisi Gubernur Maluku yang jarang masuk kantor itu, merupakan bagian dari kecintaan Obmbudsman kepada gubernur.

Sudah beberapa kali, kata Hasan, Ombudsman menerima laporan dari masyarakat, yang mengatakan, gubernur Maluku jarang masuk kantor. Kami kemudian mendatangi kantor gubernur untuk memastikan pada hari itu. Dan ternyata memang pak gubernur tidak berada di tempat. “ Kami tidak bermaksud lain, hanya ingin melakukan tugas pengawasan saja, untuk memastikan pelayanan publik berjalan baik di Maluku,” ujar Hasan.

“ Kami berharap, dengan penyartaan kami ini, pak gubernur maupun para pimpinan pemerintahan lainnya di Maluku bisa mengintrospeksi diri. Kami terus melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik di Maluku. Sekali lagi langkah kritis kami terhadap pak gubernur itu, merupakan salah satu kecintaan kami terhadap pak gubenur,” cetus Ketua Ombusmen Maluku itu. (Qin)