MALUKUnews, Ambon: Hingga lima hari pencarian, tim SAR belum juga menemukan KLM Panji Saputra berikut enam orang ABK dan penumpangnya itu.

Dalam operasi hari kelima, Rabu (22/01), kemarin, Tim SAR baru menemukan barang-barang milik ABK dan penumpang, seperti pakaian dinas (PDL), dompet berserta ATM, STNK mobil milik korban atas nama Aswadin Ali dan KTP. Barang-barang bawaan ABK dan penumpang ini ditemukan di perairan Pulau Tayandu di Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebelumnya, Tim SAR juga telah menemukan sejumlah avtur drum yang diangkut KLM Panji Saputra yang mengapung di laut. Kepala Basarnas, Muslimin, mengatakan, hingga pencarian hari ke lima kemarin itu, belum ada satu pun ABK maupun penumpang yang ditemukan. Bahkan keberadaan KLM Panji Saputra itu juga belum diketahui keberadaannya. “ Hari ini, pencarian hari ke enam masih tetap dilanjutkan,” ujar Muslimin dalam WAG PERS-SAR Ambon.

Seperti diberitakan sebelumnya, KLM Panji Saputra dinyatakan hilang dalam perjalanan dari pelabuhan Ambon menuju Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Moa di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Kapal naas itu berangkat pada tanggal 7 Januari dan diperkirakan tiba di Saumlaki 11 Januari 2020, namun hingga saat ini kapal tersebut belum juga diketahui keberadaannya.

KLM Panji Saputra saat ini berlayar dengan membawa muatan 25 drum avtur, 4 ABK dan 2 penumpang anggota TNI. (Qin)