MALUKUnews, Ambon: Para tenaga medis di Maluku diminta selalu waspada dalam menangani pasien virus corona atau Covid-19. Pasalnya, sebanyak 13 orang tenaga dokter di Maluku Utara (Malut) telah dialporkan positif terpapar Covid-19.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Utara mencatat adanya 13 tenaga dokter yang positif terpapar Covid-19. Dari 13 dokter tersebut, baru satu yang telah dinyatakan sembuh.

“Sampai hari ini sudah ada 13 dokter di Malut yang positif terpapar Covid-19,” kata Ketua IDI Malut, Alwia Assagaf, dalam konferensi pers di Hotel Sahid Bela Ternate. Demikian yang dilansir dari kumpuran.com, Kamis (25/06), lalu.

12 dokter yang saat ini masih positif tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Malut. Menurut Alwia, mereka tengah menjalani karantina.

“Ada yang karantina di tempat karantina, ada juga yang isolasi mandiri di rumah,” terangnya.

Sementara satu-satunya dokter yang telah sembuh, dr. Carolina Tupan, saat ini telah kembali bekerja di RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Dokter magang tersebut bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sementara itu, saat ini kasus positif corona di Malut mencapai 637 kasus. 89 di antaranya telah sembuh, sedangkan 29 lainnya meninggal dunia. (MN/kumpuran)