MALUKUnews, Ambon: Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Cabang Maluku, sebagai repsentatif pemuda Maluku mulai bersuara keras, mengancam akan menolak kehadiran Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) untuk berkunjung ke Maluku nanti. Ancaman ini disampaikan jika Jokowi-JK tidak mengakomudir putra-putri terbaik Maluku untuk duduk dalam kabinet nanti. Penegasan ini disampaikan Ketua Umum DPD KNPI Maluku Bisri AS Shiddiq Latuconsina, dalam jumpa persnya yang berlangsung di lantai tiga gedung KNPI Maluku, Jumat (24/10), sore.

Menurut Latuconsina, sejauh ini mereka telah mengusulkan sejumlah nama kepada Jokowi dan JK melalui DPP PDIP untuk diakomudir masuk dalam kabinet. Namun hingga kini tidak ada satupun nama yang kami usulkan itu dipanggil presiden. Jika anak Maluku tak diakomudir, maka ini bentuk pelecehan dan pencederaan terhadap masyarakat Maluku. “ Maluku merupakan bagian integral dari republik ini. Maluku adalah satu dari tujuh daerah yang memerdekaan negara ini, sehingga Maluku layak diberikan porsi untuk mengurus negara ini secara langsung,” ujar Latuconsina.

Untuk mewujudkan keinginan keras dari DPD KNPI Maluku ini, Latuconsina, telah mengagendakan, Sabtu, besok, akan melakukan rapat bersama dengan sejumlah OKP dan LSM di Maluku gna menyikapi masalah ini. “ Intinya kami akan melakukan gerakan keras untuk mewujudkan keinginan masyarakat Maluku. Mungkin saja kami melakukan demo besar-besaran maupun akan memboikot APBN sebagai bentuk instrupsi terhadap Jokowi-JK,’ ujar Ketua KNPI Maluku dengan tegasnya. (Qin)