MALUKUnews, Ambon: Diam-diam, Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Maluku membentuk satu fraksi utuh ternyata mengincar Komisi C yang merupakan komisi pengendali Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani berbagai proyek raksasa di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku itu.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Marasabessy kepada koran ini usai mengikuti rapat pelantikan dan pengambilan sumpah Ketua DPRD Maluku, Rabu kemarin mengakui hal itu. "Kita sudah membahas pendistribusian anggota fraksi ke berbagai alat kelengkapan termasuk komisi-komisi, namun kita belum bisa mmenentukan dan menyebutkan siapa saja yang nantinya akan masuk pada komisi sebagai alat kelengkapan dewan," beber Marasabessy.

Marasabessy menjelaskan, pihaknya belum lama ini telah melakukan rapat, namun itu hanya sebatas membicarakan soal rencana pendistribusiannya, namun belum ada realisasinya. Sementara itu, Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae kepada wartawan, kemarin mengakui semua fraksi yang ada di DPRD Maluku telah memasukan nama-nama yang akan didistribusikan ke alat kelengkapan dewan. "Senin depan, kita akan melakukan paripurna dan hingga saat ini semua komposisi fraksi telah berada di meja saya dan tinggal diparipurnakan,"tegas Huwae.

Sementara alat kelengkapan dewan Fraksi Golkar dan Fraksi menyebutkan untuk fraksi Golkar pada alat kelengkapan dewan khususnya Komisi diantaranya Ketua Fraksi, Rasyad Effendi

Latuconsina menempatkan diri pada Komisi C sebagai Anggota, Freddeck Rahakbauw sebagai Ketua Komisi C, Ny. Soleman Hentihu sebagai Wakil Ketua Komisi D, Ella Latukaisupy sebagai Wakil ketua Komisi B, Dharma Oratmangun sebagai Wakil Ketua Komisi A dan Ramly Mahulette asal Partai Amanat Nasional (PAN) dan bergabung dengan Fraksi Golkar itu menempati anggota Komisi D

Selain itu, Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang terdiri dari 6 orang itu menyalurkan Ketua Fraksi Ayu Hasanusi sebagai

Wakil Ketua Komisi C, Temmy Oersipuny sebagai Sekretaris Komisi D, Julius Pattipeiluhu dipastikan masuk pada Komisi B sebagai anggota dan Yasin Payapo sebagai anggota Komisi A. Untuk Agnes Renyut tetap menjadi anggota Komisi B sementara Uzama Namakule masuk ke Komisi C sebagai anggota Komisi. (Eda)