MALUKUnews, Ambon: Pemerintah memprediksikan bulan Februari mendatang akan menjadi puncak penyebaran covid 19 di Indonesia berbagai daerah juga telah melakukan upaya pencegahan.

Khusus di Maluku, langkah yang ditempuh adalah menginstruksikan 3.500 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Maluku untuk melakukan Rapid Antigen dan akan dilanjutkan oleh Kabupaten/kota lainnya, Rapid ini akan berlaku selama 14 hari kedepan. Hal ini diungkapkan Juru Bicara penanganan covid 19 provinsi Maluku dr.Dony Rerung saat konferensi pers di lantai 6 kantor Gubernur Maluku, Kamis (21/01/).

Rapid Antigen akan dilaksanakan mulai tanggal 25 Januari hingga 28 Februari yang bekerja dari kantor sebanyak 50 persen. Diharapkan hingga hari Minggu nanti sudah 1500 ASN sudah dapat diperiksa sedangkan sisanya akan dilakukan secara bertahap.

“ASN yang masuk dalam hari kerja wajib melaksanakan rapid Antigen, usai rapid akan dibuktikan dengan kartu dan akan diperiksa rutin oleh petugas Satpol PP di depan pintu masuk kantor,” ucapnya.

Selain bagi ASN, setiap tamu yang datang ke Kantor Gubernur Maluku juga wajib melakukan Rapid Antigen sebelum masuk gedung kantor, sebagai pembuktiannya akan diberikan kartu tanda sudah melakukan Rapid Antigen, diperiksa juga oleh Satpol PP berupa Kartu Identitas, Kartu Rapid dan apa keperluannya.

“Jam kunjungan tamu kedinasan maupun diluar kedinasan diatur mulai 14.00 Wit hingga 16.30 Wit setiap harinya, bila tamu dari luar daerah meskipun sudah melakukan Rapid Antigen tetap sampai disini wajib di Rapid ulang,” bebernya.

Jika dalam pemeriksaan Antigen ada yang positif covid 19 tentu akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Swab bila Swab juga positif maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme protap covid yang berlaku.

Untuk diketahui 3 lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan Rapid Antigen antara lain: halaman belakang kantor Gubernur Maluku, Kantor Samsat dan di Karang Panjang.( PM2)Pemerintah memprediksikan bulan Februari mendatang akan menjadi puncak penyebaran covid 19 di Indonesia berbagai daerah juga telah melakukan upaya pencegahan.

Khusus di Maluku, langkah yang ditempuh adalah menginstruksikan 3.500 lebih Aparatur Sipil Negara ( ASN) lingkup Provinsi Maluku untuk melakukan Rapid Antigen dan akan dilanjutkan oleh Kabupaten/kota lainnya, Rapid ini akan berlaku selama 14 hari kedepan. Hal ini diungkapkan Juru Bicara penanganan covid 19 provinsi Maluku dr.Dony Rerung saat konferensi pers di lantai 6 kantor Gubernur Maluku, Kamis (21/01/2021) Rapid Antigen akan dilaksanakan mulai tanggal 25 Januari hingga 28 Februari yang bekerja dari kantor sebanyak 50 persen. Diharapkan hingga hari Minggu nanti sudah 1500 ASN sudah dapat diperiksa sedangkan sisanya akan dilakukan secara bertahap. “ASN yang masuk dalam hari kerja wajib melaksanakan rapid Antigen, usai rapid akan dibuktikan dengan kartu dan akan diperiksa rutin oleh petugas Satpol PP di depan pintu masuk kantor,” ucapnya.

Selain bagi ASN, setiap tamu yang datang ke Kantor Gubernur Maluku juga wajib melakukan Rapid Antigen sebelum masuk gedung kantor, sebagai pembuktiannya akan diberikan kartu tanda sudah melakukan Rapid Antigen, diperiksa juga oleh Satpol PP berupa Kartu Identitas, Kartu Rapid dan apa keperluannya.

“Jam kunjungan tamu kedinasan maupun diluar kedinasan diatur mulai 14.00 Wit hingga 16.30 Wit setiap harinya, bila tamu dari luar daerah meskipun sudah melakukan Rapid Antigen tetap sampai disini wajib di Rapid ulang,” bebernya.

Jika dalam pemeriksaan Antigen ada yang positif covid 19 tentu akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Swab bila Swab juga positif maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme protap covid yang berlaku.

Untuk diketahui 3 lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan Rapid Antigen antara lain: halaman belakang kantor Gubernur Maluku, Kantor Samsat dan di Karang Panjang. ( PM2/pattimuramedia.com)