MALUKUnews, Ambon: Ancaman yang dilakukan massa Dani Nirahua, untuk membakar kantor Harian Kabar Timur (Katim) dan membunuh Pimpinan Redaksinya, Ongki Anakoda, mendapat perhatian serius Pimpinan Redaksi Media Berita Online, Malukunews.co, Sahlan Heluth.

Heluth, mengatakan, ini persoalan serius yang harus segera diresponi cepat oleh pihak kepolisian. Polisi segera bertindak, karena masa itu telah terang-terangan menebar ancaman saat mereka datangi kantor Katim, Senin, kemarin itu.

“ Ancaman pembunuhan secara terbuka yang disampikan massa yang mendatangai kantor Katim itu harus segera ditahan pihak kepolisian. Kami sesama jurnalis juga tidak terima ancaman kepada pers seperti itu. Mereka telah menghambat kemerdekaan pers untuk menyampaikan sebuah fakta,” tegas Mantan Reporter SCTV Maluku ini di Ambon, Selasa (22/10).

Heluth pun menyarankan, jika seseorang atau kelompok yang tidak merasa puas dengan suatu pemberitaan, silahkan tempuh jalur-jalur resmi yang tersedia. Bisa memberikan hak jawab atau bisa melapor langsung ke dewan pers, itu jalurnya. “ Tapi jangan main ancam segala, apalagi sampai mengatakan membunuh Pimrednya seperti itu. Kami sesama jurnalis juga merasa terganggu dengan ancaman seperti itu,” ujar wartawan senior ini.

Heluth juga memberikan apresiasi kepada Pimred Katim, Ongki Anakoda, yang telah mengambil langkah tepat untuk melapor kasus ini ke pihak kepolisian. “ Untuk itu, kami harap supaya pihak kepolisian segera bergerak untuk menangkap para pengancam itu,” ujar Heluth yang juga adalah Pemimpin Umum Malukunews.co ini. (Cok)