MALUKUnews, Ambon: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dinilai kecolongan dalam memperketat pintu-pintu masuk ke Ambon, seperti bandara dan pelabuhan.

Pasalnya seorang nenek berumur 74 tahun yang diduga kuat postif terinfeksi virus corona berhasil lolos masuk ke Ambon.

Nenek tersebut melakukan perjalanan dari Maksassar ke Ambon. Ia pun luput dari pemeriksaan ketat petugas gugus tugas. Belum diketahui pasti, nenek tersebut tiba di Ambon melalui bandara pattimura atau pelabuhan Yos Sudarso.

Nenek yang masih dirahasiakan identitasnya itu, saat ini sedang dirawat atau diisolasi di RS Latumeten Ambon.

Untuk diketahui, kepastian seorang nenek tersebut postitif terinfekasi virus corona disampaikan Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, kepada wartawan di Kantor Gubernur, Sabtu (04/04).

Lanjut Kasrul, nenek tersebut tiba dari Makassar pada 14 Maret 2020 lalu. Yang bersangkutan merupakan warga Kota Ambon dan hanya melakukan perjalanan ke Makassar dan kembali ke Ambon.

Setelah tiba di Ambon, pasien tersebut mengeluh lemas-lemas dan tidak menunjukan gejala umum Covid-19.

Ditambahkan Kasrul, secara medik hasil rapid test harus menunggu hasil spesimen yang dikeluarkan Labkes DKI Jakarta. “ Hasil test itu harus dikonfirmasi dengan PCR, sejauh ini pasien tersebut diberlakukan sebagaimana pasien positif sambil menunggu hasil sampel,” kata Selang.

Data yang dihimpun Malukunews.co, Sabtu (04/04), menyebutkan, pintu masuk di bandara pattimura hingga kini masih terbuka lebar. Bahkan sesuai data yang dimiliki Malukunews.co juga, bahw dalam sehari saja, penumpang yang tiba di bandara pattimura berjumlah 700 hingga 1000 orang perharinya. (Qin)