MALUKUnews, Ambon: Gelombang/air pasang yang terjadi di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, yang terjadi, Senin (02/12), malam itu, direspon oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Oral Sem Wilar, SE, yang dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Selasa (03/12), pagi ini, menjelaskan, kejadian gelobang/air pasang di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru itu, ditinjau dari sisi Meteorologi, ada sedikit kaitannya dengan kejadian siklon tropis kammuri yang terjadi di Filipina, sehingga terjadi storm surge.

Apa itu Storm Surge ?, lanjut Oral, adalah kenaikan permukaan air laut yang terjadi karena ada siklon tropis, badai besar atau sering disebut topan. Siklon tropis atau badai besar menyebabkan angin yang kuat, sehingga mendorong anginnya ke daerah pesisir.

“ Angin ini memaksa permukaan air laut ke daerah pesisir pantai menyebabkan banjir/pasang air laut. Storm Surge sangat berbahaya bagi masyarakat yang mendiami daerah pesisir,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon itu.

Untuk diketahu, akibat peristiwa alam di Desa Bara itu, mengakibatkan 11 rumah warga rusak. Terdiri dari 4 rumah rusak berat dan 7 rumah lainnya rusak ringan. Akibat peristiwa alam itu, warga pun kini masih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (Qin)