MALUKUnews, Ambon: Ketua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Patimura (Unpatti), Dr. M. Tjoa. S.Hut. MP, mengatakan, kedepan pihaknya berencana mengusung konsep merdeka belajar dan kampus merdeka.

Konsep merdeka belajar dan kampus merdeka ini direncanakan pertamakali diterapkan pada jurusan Kehutanan, sebab konsep kampus merdeka ini sesuai dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Konsep merdeka belajar dan kampus merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil.

Adanya konsep belajar merdeka tentunya bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar kampus. Konsep tersebut terus dikembangkan oleh Kemendikbud sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas.

“ Kami sudah baca sesuai kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebenarnya ada bayak hal yang perlu disiapkan terkait dengan konsep ini, untuk implementasinya harus ada aturan atau kebijakan dari Rektor ke Fakultas sampai ke jurusan dan prodi,” ujar Tjoa saat ditemui Pattimuramedia.com di ruang kerjanya. Kemarin.

Dikatakan sebagai langkah awal pihaknya kini tengah membuat Talk Show dengan melibatkan berbagai pihak dan berbagai stakeholder diantaranya kementrian Lingkungan Hidup, Balai Pertanian, Dinas Kehutanan Provinsi maupun Kota, Balai Taman Nasional Manusela, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), Balai Pegolahan Daerah Aliran Sungai dan Hutan ( BPDASHL).

“ Tentu masih ada beberapa balai dan lembaga yang siap bekerjasama dengan Jurusan Kehutanan Unpatti, ” jelasnya. (PM)