MALUKUnews, Ambon: Generasi Muda Maluku Indonesia (GEMMASIA) mengajak komponen pemuda Maluku untuk mendukung dan mengawal kepemimpinan gubernur Maluku yang baru saja terpilih untuk lima tahun kedepan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moril dan mencintai daerah patut generasi muda Maluku dan stakeholder mendukung dan mengawal kepemimpinan Gubernur Maluku, Said Assagaf dan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua untuk menata daerah ke arah yang lebih baik. Demikian disampaikan Ketua umum GEMMASIA, Paul Sipasulta kepada wartawan di kota Ambon, Sabtu (03/05).

“ Sudah saatnya katong sehati, sepikir dan seperjuangan memberi dukungan moral dan doa kepada kedua pemimpin yang sudah dipercayai masyarakat Maluku, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dan kepercayaan yang di embannya membuahkan hasil yang signifikan bagi masa depan Maluku yang lebih baik lagi. “ Ajak Sipasulta. Sipasulta juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada atas isu-isu negatif yang sengaja dibuat oleh orang-orang yang suka atau tidak suka terhadap kepemimpinan saat ini. Ia meminta semua elemen masyarakat dan stakeholder untuk menanggalkan perbedaan dengan pola pikir yang tidak rasional terhadap kepemimpinan yang ada sekarang.

Sebagai bentuk rasa keprihatinan bersama atas nasib daerah ini, sudah saatnya kita terlibat aktif dan bekerja keras untuk memajukan daerah ini. Daerah dengan hasil kekayaan alam yang berlimpah ruah sudah saatnya dikelola secara profesional untuk kesejahteraan rakyat didaerah ini.

“ Hasil bumi seperti emas di pulau Buru, tambang minyak di Bula dan hasil-hasil laut yang sangat besar dapat membiayai dan memenuhi kebutuhan hidup bangsa ini khususnya untuk Maluku tercinta ini, “ ujarnya.

Sipasulta juga menyarankan agar penataan birokrasi terus dilakukan agar tercipta mentalitas birokrat yang handal dan profesional. Selain itu gubernur dan wakil gubernur maluku sebaiknya menempatkan pejabat-pejabat yang memiliki kemampuan yang teruji sesuai bidangya masing-masing, dengan demikian hasil kerjannya dapat dirasakan oleh masyarakat Maluku dimasa datang. (HK)