MALUKUnews, Ambon: Empat partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Seram Bagian Timur (SBT), yakni, PAN, PPP, PKB dan Nasdem, hingga saat ini belum juga mengeluarkan rekomendasinya untuk pasangan calon maju di Pilkada SBT yang akan berlangsung 9 Juli 2020 mendatang.

Belum diketahui pasti, kenapa empat parpol itu hingga saat ini belum juga mengeluarkan rekomendasinya kepada pasangan calon tertentu.

Ketua DPW PAN Maluku, Abas Hanubun, yang dihubungi Malukunews.co, via ponselnya, Sabtu (18/07), sore, mengaku, untuk SBT, PAN sendiri hingga saat ini belum mengelurkan rekomedasinya. Kenapa saya katakan belum, karena kami saat ini memang belum mendapat surat atau informasi dari DPP. Karena terkait rekomendasi untuk Pilkada diproses di DPP “ Yang jelasnya, kami sudah sampaikan ke DPP, tergantung DPP mau memberikan rekomendasi kepada pasangan siapa,” ujar Hanubun.

Untuk diketahui, hingga saat ini, baru terlihat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang sementara berproses. Adalah Pasangan Mukti Keliobas-Idrus Rumalutur, Fahri Husni Alkatiri-Arobi-Kelian dan pasangan Independen Rohani Vanath-Ramly Mahu.

Data yang dikantongi Malukunews.co menyebutkan, saat ini pasangan Mukti Keliobas-Idrus Rumalutur telah mengantongi partai Golkar 3 kursi dan PKPI 2 kursi yang totalnya 5 kursi. Sedangkan Fahri Husni Alkatiri-Arobi Kelian telah mengantongi PKS 3 kursi, Hanura 2 kursi, PDIP 3 kursi, Geridra 3 kursi dan Partai Demokrat 1 kursi, yang totalnya 12 kursi. Sedangkan pasangan Independen saat ini masih menunggu hasil verifikasi faktual oleh KPU.

Untuk diketahui, syarat pencalonan paslon bupati-wabup SBT yang diusung partai politik (Parpol) minimal mendapat dukungan Parpol yang memiliki 5 kursi atau 20 persen dari total kursi di DPRD SBT. Itu berarti, dengan modal jumlah kursi parpol yang ada, pasangan Mukti-Idrud dan Fahri-Arobi sudah bisa memenuhi syarat untuk mendaftar di KPU. (Mar)