Oleh: Chiko Alzubaidy (Kolumnis dan Pemerhati Pilkada SBT)

MALUKUnewsm Ambon: Untuk mewujudkan Seram Bagian Timur (SBT) yang Sejahtera, bahagia dan terta maka kita lebih dahulu mengetahui apa masalah dan tantangan pembangunan SBT?

Pasangan calon bupati dan wakil bupati SBT Fachri Husni Alkatiri – Arobi Kelian telah menemukan problem yang menjadi faktor penghambat daerah ini tidak maju, padahal bila dilihat dari kacamata pembangunan — kabupaten lainnya di Maluku jauh berkembang ketimbang SBT.

Masalah-masalah itu antara lain; Kualitas SDM belum kompetitif dan handal dalam mendukung pembangunan daerah, infrastruktur belum luas dan merata untuk mendukung pengembangan ekonomi dan akses publik, konektifitas antar wilayah maupun antar pulau belum merata, adanya isu-isu sosial, maupun konflik pengelolaan sumberdaya alam.

Selain itu, masalah dan tantangan lainnya adalah pemanfaatan sumberdaya alam belum optimal untuk menggerakkan perekonomian daerah, sistem penyelenggaraan birokrasi dan pelayanan publik belum optimal menjawab kebutuhan publik dan investasi, kesenjangan pembangunan desa – kota maupun pulau-pulau dan daratan utama, serta investasi ekonomi masih rendah.

Setelah menemukan masalah-masalah yang ada, barulah kita mulai membangun harapan pada masa depan, itu sebabnya pasangan FAHAM hadir dengan menawarkan gagasan jalan baru SBT — dengan tujuh program prioritas antara lain; Tambang untuk rakyat, balai kerja rakyat, nelayan petani mandiri, peningkatan kualitas hidup layak, percepatan infrastruktur daerah serta kesehatan pendidikan berkualitas.

Kesemua itu tertuju pada terwujudnya visi pembangunan Seram Bagian Timur sebagai gravitasi ekonomi regional dengan sumberdaya manusia yang religius dan profesional, ekonomi yang maju dan berkeadilan, sumberdaya alam yang berkelanjutan, akses desa – kota maupun antar pulau yang terkoneksi, serta pelopor tata kelola pemerintahan yang baik. (***)