MALUKUnews, Bula: “Terima kasih Pak Fachri, terima kasih Pak Fachri, terima kasih atas pemberian maskernya,” demikian teriakan salah seorang ibu, saat relawan baku kele melakukan sosialisasi lawan corona di pelintasan keluar masuk perbatasan Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur, Jumat (26/06).

Seperti diketahui, Fachri Husni Alkatiri, adalah sebagai inisiator gerakan baku kele ini. Gerekan relawan ini fokus pada empat gagasan baku kele. Pertama, baku kase inga pake masker. Kedua, baku jaga dengan tidak bersentuhan. Ketiga, baku tagor par selalu cuci tangan. Dan Keempat, baku bantu par saudara yang susah.

Kordinator Gerakan Baku Kele, Idrus Wakano, mengatakan, gerakan ini dilakukan semaksimal mungkin untuk mengedukasi warga. Tujuannya, agar warga berprilaku sehat dengan protokol kesehatan anti corona, seperti salah satunya memakai masker.

“ Alhamdullilah kami sudah membagikan masker lebih dari 20 ribu apda tahap pertama. Rencananya, ada pembagian masker tahap kedua lagi sebanyak 30 ribu lagi kepada warga SBT,” ujar Wakano.

Idrus menambahkan jalan masuk SBT dari Maluku Tengah, adalah target sosialisasi utama, selain juga beberapa daerah lain. “ Tujuannya agar orang yang masuk SBT harus ter-edukasi, yakni mencegah virus corona,” tegas Wakano. (Mar)