MALUKUNEWS, Ambon: Pasca rekapitulasi penghitungan perolehan suara ditingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku beberapa waktu lalu dan juga terjadi berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh aparat penyelenggaran di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyebabkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku mendesak agar segera para petugas tersebut harus diganti.

Hal ini diungkapkan anggota Bawaslu Maluku Fadly Silawane saat rapat evaluasi Pilkada Maluku yang digelar Komisi A dan C DPRD Maluku di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis, lalu.

Dikatakan, pasca rekapitulasi di tingkat provinsi ada beberapa temuan yang diperoleh Bawaslu.

“Kita juga telah melakukan evaluasi terhadap peran-peran mereka sesuai dengan aturan perundang-undangan. Kita akan melakukan evaluasi semua jajaran di tingkat bawah sebelum memasuki tahapan kedua. Sesuai dengan Panwas Kabupaten SBT yang bisa kita saksikan waktu pleno rekapitulasi itu mereka melakukan pelanggaran begitu banyak, sehingga kami memastikan untuk mereka harus dievaluasi. Kita juga akan memberikan surat rekomendasi kepada KPU Maluku untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di Kabupaten SBT utuk sebelum masuk putaran kedua seluruh nya harus segera diganti,” tandas Silawane.

Sedangkan, untuk kinerja Panwas Kabupaten SBT yang tidak melaksanakan tugas sesuai aturan perundang-undangan sehingga terjadi pelanggaran yang begitu kita hanya mengevaluasinya.

“Kita hanya melakukan evaluasi saja terhadap kinerja Panwas serta jajarannya, kalau adanya pemecatan maka itu nantinya keputusan ada di Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP),”Pungkasnya. (S5)