MALUKUnews, Bula: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Seram Bagian Timur (SBT) telah menggelar debat kandidat dengan menampilkan tiga paslon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kegiatan debat tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Dinas Kesehatan SBT di Kota Bula, Selasa (17/11), lalu.

Tiga paslon Bupati-Wakil Bupati SBT yang tampil itu masing-masing, Mukti Keliobas-Idris Rumalutur (ADIL), Fachri Husni Alkatiri-Arobi Kelian (FAHAM) dan Rohani Vanath- Ramli Mahu (NINA RAMA).

Debat ini sebagai wadah untuk mengasah pengetahuan guna mengukur tingkat intelektual para kandidat.

Dalam debat itu, Paslon FAHAM tampil cukup memukau dihadapan para panelis, tim sukses dan tamu undangan yang hadir.

Acara debat kandidat itu juga disiarkan secara langsung melalui live streaming maupun melalui stasiun TVRI.

Paslon FAHAM memulai debat publik dengan menyampaikan visi misi. Ada tujuh program prioritas yang menjadi keunggulan pasangan dengan dengan tagline JALAN BARU itu.

Tujuh program prioritas tersebut antara lain:

  1. Tambang untuk Rakyat: Mendorong kepemilikan saham pemerintah daerah SBT dalam usaha pertambangan, penguatan tanggung jawab tambang tentang dampak lingkungan. Pertambangan wajib mempekerjakan pekerja SBT. Membangun SMK dan pelatihan pertambangan untuk pelajar SBT.

  2. Balai Kerja Rakyat: Bantuan pelatihan dan pemodalan hingga Rp.10 juta untuk wirausaha muda baru. Membangun pusat-pusat ekonomi baru berbasis desa. Pengembangan ekonomi kreatif untuk perempuan. Respon cepat mendorong SBT daerah ramah investor.

  3. Nelayan Petani Mandiri: Membangun desa-desa nelayan mandiri terintegrasi. Mengembangkan industri perikanan sehingga SBT tidak hanya dijadikan pusat penangkapan ikan saja melainkan pusat industri pengolahan perikanan sehingga punya nilai tambah ekonomis. Bantuan bibit dan pupuk untuk petani, serta menjamin stabilitas harga hasol pertanian.

  4. Peningkatan Kualitas Hidup Layak: Bedah rumah tidak layak huni, perbaokan sanitasi, dan menjamin ketersediaan air bersih.

  5. Percepatan Infrastruktur Daerah: Penambahan panjang jalan SBT yang hari ini rasionya baru 0,15%. Membangun konektivitas antar pulau lewat pengembangan pelabuhan mini, peningkatan armada laut bersubsidi, serta revitalisasi bandara dan pelabuhan.

  6. Kesehatan Pendidikan Berkualitas: meningkaylan status rumah sakit ukum daerah melalui peningkatan fasilitas kesehatan dan tenaga medis. Speedboat kesehatan (Ambulance Laut), untuk masyaralat di pulau jauh. Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru dan guru honorer, menjamin ketersediaan guru, serta peningkatan fasilitas pendidikan. Beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.

  7. SBT Destinasi Wisata Internasional: Fokus pengembangan daerah potensi wisata seperti Geser, Koon Gorogos, Solli dan lainnya menjadi destinasi wisata internasional unggulan di Indonesia Timur. Promosi wisata SBT ke level nasional dan internasional. Selain program prioritas yang di jabarkan, pasangan FAHAM juga tempil memukau dengan memberikan jawaban atau pendapatnya yang cukup jelas di hadapan publik.

Pembagian peran bicara antara kedua pasangan ini juga jelas, tidak saling mendominasi, tapi saling melengkapi. Hal ini menandakan, bahwa kedua pasangan ini bertemu pada frekwensi yang sama, dan pastinya visi misi mereka bicarakan bersama. “ Tentunya masyarakat SBT yang akan menilainya,” ujar Daus, salah satu tim suskes FAHAM dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Kamis (19/11). (Mar)