MALUKUNEWS, Ambon: Kantor Bulog Maluku dan Maluku Utara terus mengejar Bupati SBT, Abdullah Vanath, yang hingga kini belum juga melunasi biaya beras miskin (Raskin) untuk wilayah SBT sebesar Rp. 1.184.209.000 sejak tahun 2011 lalu.

Kepala Bulog Maluku dan Maluku Utara, Ramly Hasan, kepada Moluken.com, di kantornya kemarin, mengatakan, ia sudah beberapa kali melakukan penagihan ke Pemda SBT namun tidak pernah terealiasi. Akibat ulah Pemda SBT itu, Bolog kini untuk sementara menghentikan penyaluran beras raskin ke seluruh kecamatan di SBT. “ Bupati harus melunasi biaya raskinnya dulu baru kami menyalurkan kembali raskin ke masyarakat SBT,” ujar Ramli.

Belum lama ini, Abdullah Vanath yang juga calon gubernur Maluku, menyatakan di media lokal, bahwa ia sangat mendukung penyaluran raskin, namun pernyataan tersebut tidak sesuai dengan sikapnya. Bahkan sebaliknay ia menghambat pemberian beras kepada masyarakat miskin di wilayahnya sendiri. “ Kasian masyarakat SBT yang kini sedang menunggu beras murah. Kami tetap menyalurkan raskin ke SBT asalkan Bupati SBT itu segera melunasi utangnya dulu,” ujar Ramly dengan tegasnya. (Qin)