MALUKUnews, Bula: Sejumlah warga di Kota Bula mendatangi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Seram Bagian Timur (SBT).

Kedatangan warga ke kantor Bawaslu itu, guna melaporkan pasangan Balon Perseorangan/Independen, Rohani Vanath-Ramly Mahu (NINA-RAMA) terkait nama mereka dicatut dalam daftar dukungan (KTP). Padahal masyarakat tidak merasa mendukung calon independen dalam Pilkada serentak 2020 di SBT.

Aswat Rumfot, salah salah satu warga, mengatakan, ia baru tau, kalau namanya juga dicatut dalam daftar dukungan kepada NINA-RAMA. Ia tau setelah KPU dan Tim Penghubung turun untuk melakukan Verifikasi Faktual (Verfak), Selasa, dua hari lalu.

“ Nama saya ada dalam daftar dukungan NINA-RAMA, padahal saya tidak pernah menyerahkan KTP saya,” ujar Aswat.

Merasa dirugikan atas kejadian tersebut, Aswan kemudian mendatangi Bawaslu SBT untuk melaporkan atas dugaan pencatutan identias KTP kepada pasangan calon perseorangan tersebut.

Selain pencatutan identitas, Aswat juga memberi laporan terkait pemalsuan dokumen. Saya merasa dirugikan atas tindakan ini, sebab tanda tangan beta juga dipalsukan form Model B. 1-KWK perseorangan. Padahal saya tak pernah memberikan dukungan kepada NINA-RAMA,” tegas Aswat. (Qin)

Simak Vidionya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=z2F5asO0T4I