MALUKUnews, Ambon: Para Pegiat baca buku membuka sebuah literasi dengan nama Rumah Bacarita Sejarah, yang berlokasi di Desa Kotasirih, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Rumah Bacarita Sejarah dibuka hadir guna membantu pendidikan masyarakat Desa Kotasirih yang terlihat memprihatinkan.

Peranan pendidikan itu sangat penting, terutama untuk mewujudkan pendidikan kemanusiaan. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi yang melanda anak-anak di Desa Kotasirih, Kecamatan Pulau Gorom itu. Mereka sangat tertinggal, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama ilmu baca dan menulis. Hal ini, karena selama ini mereka kurang diperhatikan pemerintah daerah setempat.

Pegiat baca buku, Rumah Bacarita Sejarah, Amirudin Rumagia kepada Malukunews.co, Selasa (06/08) di Ambon, mengatakan, masyarakat terutama anak-anak sekolah di Desa Kotasirih, Kecamatan Pulau Gorom itu, kondisinya memprihatinkan. Letak geografis desa itu pun jauh dari kota kabupaten, sehingga mereka terkesan diabaikan pemerintah terutama masalah pendidikan,” ujar Amirudin.

Kerena melihat kondisi yang memprihatinkan, Amirudin dan kawan-kawannya pun kemudian berinisiatif. Mereka mendirikan sebuah wadah untuk dijadikan tempat belajar gratis untuk anak-anak, pemuda maupun orang tua di Desa Kotasirih itu. “ Kami dari Rumah Bacarita Sejarah, sangat membutuhkan bantuan dari orang-orang berkecukupan dan peduli akan pendidikan untuk menyumbangkan buku-buku bacaan dan lainnya untuk masyarakat Desa Kotasirih ini,” pinta Amirudin. (Ait)