MALUKUnews, Bula: Gerakan Baku Kele Corona terus bergerilnya membatu masyaarkat di Seram Bagian Timur (SBT), dengan cara bagi-bagi sembako.

Para relawan Baku Kele Corona mendatangi warga, terutama warga yang terdampak virus corona atau Covid-19 untuk membagikan bantuannya.

Ketakutan akan terpapar virus corona telah membuat aktivitas masyarakat menjadi terhenti. Terhentinya aktivitas itu, juga berimplikasi pada pendapatan sehari-hari. Tidak hanya kasus terpapar virus corona yang terus meningkat, melainkan juga banyak yang terpapar PHK dan berkurangnya pendapatan.

Gerakan Baku Kele Lawan Corona, yang diinisiasi Fachri Husni Alkatiri kemudian menunjukkan kepeda masyaarkat. Yakni dengan menyalurkan bantuan sosial berupa sembako tahap pertama kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi dan masyarakat yang kurang mampu itu.

Kordinator Gerakan Baku Kele Lawan Corona, Idrus Wakano, kepada Malukunews.co, Senin (29/06), mengatakan,mereka telah penyaluran bantuan sembako tahap pertama ke ratusan masyarakat yang sangat membutuhkan. “ Mudah-mudahan bantuan ini mengurangi beban saudara-saudara kita yang hari ini beban ekonominya makin besar, akibat efek dari pandemi corona,” ujar Idrus.

Idrus juga menambahkan, ada 4 gagasan penting dari Gerakan Baku Kele Lawan Corona ini, pertama baku kase inga pake masker alhamdullilah sudah kami lakukan dalam tiga bulan terakhir ini. Kedua, baku jaga deng seng bersentuhan. Ketiga, baku tagor par selalu cuci tangan pake sabun, dimana dua hal tersebut selalu kami sosialisasi di jalan-jalan. Dan, keempat, baku bantu par saudara yang susah, penyaluran bantuan ini juga dalam rangka mengajak untuk katong samua baku kele, baku bantu par katong pung sesama. “ Semoga anjuran seperti ini bisa secara luas diikuti oleh masyarakat,” tegas Idrus.

Sementaar itu, Arobi Rumbati, salah satu warga penerima bantuan, menuturkan, bantuan diberikan gerakan Baku Kele Corona ini sangat membantu katong. “ Beta sangat berterima kasih kepada pak Fachri, karena su mau liat katong pung keadaan, terima kasih banyak,” ujar Arobi.

Hal senada juga disampikan, Mba Arni, warga Bula Barat, “ Baru kali ini katong dapat bantuan seperti ini. Katong merasa terbantu dan tersentuh atas kepedulian bapak samua. Katong cuman bisa bilang terima kasih. Semoga Allah selalu membantu bapak samua,” ucap Mba Ami sambil mengangkat kedua tangan memohon. (Mar)