MALUKUnews, Ambon: Puluhan masyaarkat Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) desak Polsek Huamual segera menangkap pelaku pemukulan atas dua orang warga Negeri Luhu.

Dua orang warga Luhu bernama Jamading Silouw dan Parlen Samal dihajar warga Dusun Katapang, kampung tetangga, hingga babak belur saat melintasi perkampungan itu. Peristiwa ini terjadi Rabu (27/05), sore, kemarin.

Setelah peristiwa itu, warga Negeri Luhu pun marah dan mendesak Polsek Huamual segera menangkap para pelaku pemukulan itu sebelum warga menjadi marah.

Polsek Huamual, Ipda Elnat Splendidta, yang dihubungi Malukunews.co, via ponselnya, mengatakan, pihaknya saat ini masih terus bekerja untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas. “ Empat orang warga Katapang sudah kami periksa. Kami terus melakukan pengembangan hingga para pelaku pemukulan itu ditangkap,” ujar Kapolsek Elnat.

Reporter Malukunews.co, Juhari Suryan, melaporkan langsung dari Huamual, pukul 19.30 WIT, Kamis, malam, menyebutkan, sedang terjadi kosentrasi masa di kediaman raja Luhu. Massa mendesak Raja Umar Payapo segera datang ke Mapolsek dan mendesak langsung Kapolsek untuk segera menangkap para pelaku pemukulan itu. Massa kemudian bersama Raja Umar Payapo menuju kantor Polsek Huamual.

Hingga berita ini diturunkan pukul 19.50 WIT, malam ini, sedang terjadi kosentrasi massa di sekitar kantor Mapolsek Huamual. Kosentrasi massa ini terjadi sambil menunggu hasil pembicaraan dengan pihak Polsek. Sejauh ini kondisi di wilayah tersebut masih terkendali. (Tim)