MALAUKUnews, Ambon: Akibat cuaca laut yang tidak bersahabat, kapal Fery Terubuk dari pelabuhan Hunimua menuju pelabuhan Wepirit di Seram Bagian Barat (SBB) dilaporkan bocor di tengah laut dan nyaris tenggelam. Para penumpang pun panik.

Wartawan Jodih Lumatalele, yang meliput langsung di pelabuhan Hunimua, Jumat. malam ini, melaporkan, Kapal Fery Terubuk itu berangkat dari dermaga Hunimua di Desa Liang, Maluku Tengah pukul 17.00 WIT dan tiba di Waepirit pada pukul 18.45 WIT.

Data yang dihimpun Jodih Lumatalale dari Koordinator Suvervisi Pelabuhan Hunimua, Imran, menyebutkan, kapal Fery Terubuk itu diduga bocor ditengah laut karena dihantam gelombang besar.

Lanjutnya, penumpang yang terdaftar di manifest berjumlah 31 orang, kendaraan roda dua 19 unit, truk kecil 9 unit dan truk sedang 5 unit. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, namun seorang ibu sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat karena pingsan karena trauma.

Hingga Jumat malam ini pukul 22.10 WIT, evakuasi penumpang masih dilakukan. Kapal Feri Terubuk tidak bisa merapat ke dermaga dan hanya berlabuh di tengah laut yang berjarak sekitar 600 meter dari daratan. Evakuasi ini dilakukan diluar pelabuhan atau tepatnya di pantai Dusun Talaga di Waemital, Kairatu. (Qin)