MALUKUnews, Ambon: Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Sentral Gerakan Mahasiswa Maluku (SGMM) di Jakarta, melakukan aksi unjuk rasa di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis (23/07).

Aksi ini dilakukan terkait adanya dugaan kasus korupsi Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Yasin Payapo, terkait indikasi atas pemotongan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017, sepesar 10 persen pada setiap desa.

Dalam aksinya, SGMM juga mpertanyakan rumah dinas daerah yang kini di tempati kepala pengadilan dan wakil kepala pengadilan SBB. “ Kami menduga ada kong kalikong antara bupati dan kepala pengadilan untuk menutupi kasus dugaan korupsi yang ada di kabupaten yang bertajuk saka mese nusa itu,” ujar Koordiantor aksi Bung Rifai dalam rilisnya yang di terima Malukunews.co, Kamis, malam.

Dalam aksi itu, SGMM juga menyoroti dugaan kasus tindak pidana korupsi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam pengadaan alat-alat e-KTP yang melibatkan Bupati.

Aksi SGMM di gedung KPK ini dengan membawa kain putih yang bertuliskan, “ KPK Segera Audit Dugaan Kasus Korupsi Bupati SBB. DPP Hanura Copot Yasin Payapo dari Partai Hanura”. (Mar)