MALUKUnews, Piru: Tiga unit mesin 750 PK kapal cepat milik Pemda Seram Bagian Barat (SBB) dibiarkan tergeletak dan rusak di pinggiran rumah salah satu warga di Dusun Talaga, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat.

Tiga unit mesin 750 PK yang ditaksir bernilai miliaran rupiah ini, dibiarkan tergeletak begitu saja di ruangan terbuka. Sama halnya dengan kapal cepat, yang sebelumnya diberitakan media ini, juga dibiarkan rusak di pesisir pantai Desa Piru.

Kepala Dinas Perhubungan SBB, Peking Calling yang dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Selasa (13/10), pagi, mengatakan, ia tidak setuju tiga unit mesin itu dikatakan dibiarkan rusak. Ia mengatakan, tiga unit mesin itu mau dilelang.

Pernyataan kadis perhubungan terebut, tidak sesuai fakta di lapangan. Kenyataan tiga unit mesin bernilai miliaran rupiah milik daerah itu, dibiarkan tergelatak begitu saja di ruang terbuka, dan terlihat sudah berkarat.

Jika tiga mesin ini benar mau dilelang, maka perlu melakukan perawatan, agar bisa bernilai. Pemda mestinya harus menjaga aset daerah ini dengan baik, karena dibeli dengan uang rakyat.

Sementara itu, Informasi yang diperoleh Malukunews.co, menyebutkan, Pemda SBB sendiri, sejauh ini telah membeli kapal cepat pengganti yang bernilai Rp.7,4 milyar. Kapal baru itu sekarang masih dalam proses penegerjaannya di Jakarta. (Yasmin)

Tonton berita vidionya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=-hYDQDwiexk