MALUKUnews: Gedung DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, terkesan bukan lagi kepedekan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), namun perlu disentil menjadi Daerah Pemeliharaan Rumput dan Daun). Luapan kekesalan ini disampaikan, karena sudah beberapa tahun ini gedung DPRD SBB itu pekerjaannya tidak pernah rampung, sehingga gedung tersebut telah ditumbuhi rumput ilalang. Bahkan di dalam bangunan tersebut juga tumbuh rumput. Sadis memang..!

Bukan saja ditumbuhi rumput, namun sebagian sudut kantor ini juga sudah longsor akibat hujan yang turun terus beberapa waktu lalu

Jika kita menuju dan melewati gedung DPRD SBB yang terletak di posisi puncak Piru, menuai prihatin semua orang yang melintas di daerah itu. Keresahan masyarakat saat melewati jalan ini terutama ke dan dari Kecamatan Waesala dan Kecamatan lainnya menjadi buah bibir. Parahnya, jalan dari Waesala menuju Piru, ibu kota SBB, kondisi jalannya minta ampun, rusak parah. Bahkan jika seorang ibu hamil yang dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Piru, kondisinya bisa fatal karena kondisi jalan yang berlubang.

Selebihnya potensi daerah yang berada di kecamatan Huamual ini sangat menjanjikan seperti " Selat Valentine di Pulau Buano yang bisa dijadikan sebagai wisata Bahari.Keindahan Pulau Osi sebagai tempat pariwisata dan sebagainya adalah bisa di jama jika jalan menuju tempat itu bisa diperbaiki.

Yang mengherankan, banyak sekali mobil berplat merah yang setiap hari melewati wilayah ini, namun mereka terkesan tidak peduli dengan kondisi ini. Kami harap kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati SBB, Yacobus F Puttilehalat dan La Husni, supaya segera memperbaiki infrastruktur jalan ini seperti janjinya waktu kampanye dulu. ( Kiriman pengunjung: Bahrum Palirone, putera SBB