MALUKUnews, Ambon: Bupati Seram Bagian Barat (SBB), M. Yasin Payapo, mengatakan, ia terus bekerja keras mempercepat pembangunan di wilayahnya agar daerah yang dipimpinnya itu cepat berkembang dan maju. Saat ini, daerah-daerah yang terisolir, seperti di jalan pegunungan Taniwel sedang digusur guna membuka keterisolasian di daerah itu. Demikian yang disampaikan Bupati SBB saat berbincang dengan Malukunews.co di Ambon, kemarin.

Kata Payapo, biarlah orang mengkritik, tapi saya tetap terus benahi dan bangun SBB. Kritik itu tidak pernah menyurutkan semangat saya untuk membangun. Secara perlahan daerah-daerah yang selama ini terisolasi kita buatkan jalan, seperti jalan di Huamual dan Pegunungan Taniwel. “ Kedua daerah itu, selama ini mulai menikmati jalan raya meskipun kondisinya masih darurat, dan secara bertahap akan dilakukan pengaspalan,” katanya.

Bukan saja pembangunan jalan, kata Bupati, namun pusat perekonomian, seperti pasar di Kota Piru maupun disejumlah kecamatan lainnya juga sudah dibangun. “ Kami juga berencana akan membuka lahan tebu di daerah Waesala, Kecamatan Huamual Belakang. Kami memanfaatkan lahan warga disana untuk menanam tebu. Tebu yang ditanam di lahan warga itu adalah milik warga sendiri. Karena Pemda berencana akan membuka pabrik gula di daerah itu. “ Inilah komitmen kami untuk terus berusaha meningkatkan kesejahterakan masyarakat,” ujar Payapo.

Menyinggung banyaknya kritikan yang akhir-akhir ini dialamatkan kepadanya, putera Desa Luhu, Huamual ini, mengaku tidak ambil pusing, karena apa yang dilakukannya selama ini tidak menyalahi aturan. Saya bekerja itu sesuai aturan, jadi mengapa saya harus takut. Bahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sendiri, telah memberi apresiasi untuk Pemda SBB dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Jadi biarlah orang kritik, tapi kita terus bekerja untuk mempercepat pemabangunan di SBB,” demikian yang disampaikan Bupati Payapo. (Qin)