MALUKUnews, Ambon: Aksi penolakan terhadap rencana pembangunan tambang marmer di wilayah Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus berlanjut. Demo lanjutan itu berlangsung di kantor DPRD Provinsi Maluku, Selasa (13/10), pagi.

Aksi ini dilakukan para mahasiswa Taniwel Raya yang tergabung dalam Aliansi Taniwel Raya (ANTARA).

Aksi serupa seperti ini sudah dilakukan tiga kali, dengan tuntutan yang sama. Yakni menolak pembangunan tambang marmer di wilayah Taniwel. Mereka pun mendesak DPRD Provinsi supaya tuntutan mereka yang sudah di sampaikan kepada pemerintah provinsi maupun Pemda SBB bisa dikawal.

“ Kami juga minat penegasan DPRD Provinsi Maluku untuk segera mengeluarkan surat penangguhan untuk membatalkan semua perizinan PT. Gunung Makmur Indah, yang akan membangun tambang marmer itu,” teriak salah satu pendemo dalam orasinya.

Unjuk rasa ini berakhri setelah Ketua DPRD Provinsi, Lucky Wattimury bersama sejumlah anggota lainnya menemui masa aksi. (Mg-01)