MALUKUnews, Ambon: Ketua Consorsium Nusa INA (CNI) Seram Bagian Barat (SBB), Lambertus Riry, mengaku kesal atas pernyataan bupati SBB, M. Yasin Payapo, yang menyebut akan melakukan pengkajian dan evaluasi atas CNI yang nota bene adalah lembaga yang melahirkan pemekaran kabupaten SBB itu.

“ Apa sih yang mau dievaluasi sementara lembaga kita ini terstruktur dari pusat samapai ke daerah, mestinya CNI yang mengevaluasi saudara bupati selama kinerjanya lima tahun itu, bukan bupati yang mengevaluasi kita, ujar Riry saat ditemui MalukunewsTV dikediamannya, Senin (11/01).

Saat ditanya soal tidak dilibatkannya lembaga CNI pada acara perayaan HUT SBB ke 17 kahir tahun kemarin, Bupati dalam pernyataannya menyebut akan melakukan pengkajian dan mengaku akan menfasilitasinya secara perlahan-lahan.

“ Ini dalam kajian, kita akan fasilitasi secara perlahan-lahan,” tutur bupati menjawab pertanyaan wartawan.

Pernyataan bupati ini mendapat reaksi keras dari ketua CNI SBB. Riry mengaku heran atas pernyataan bupati, bahwa akan melakukan kajian atas keberadaan CNI di SBB. Menurutnya, CNI adalah lembaga yang melahirkan pemekaran kabupaten Seram Bagian Barat. “ Mestinya CNI yang akan mengevaluasi kinerja kepemimpinan bupati selama lima tahun ini,” ujar Riry.

Riry juga mengaku tersinggung atas pernyataan Wakil Bupati SBB, Yus Akerina yang menyebut, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya lembaga CNI di SBB.

“Dia tidak tahu lembaga ini dimana, siapa ketuanya dan selama ini tidak terlibat kerjasama dengan CNI, hal ini yang kami merasa tersinggung,” kesal Riry. (Bil)

Tonton vidio lengkapnya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=1wdPhk5vgOw&t=103s