MALUKUnews, Ambon: Pemda Maluku dinilai telah ingkar janji alias bohong, karena hingga kini tak merealisasikan janjinya untuk membangun masjid di Desa Masawoy dan Gereja di Desa Tomalehu Timur, Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Janji itu diucapkan Gubernur Maluku Said Assagaff kepada masyarakat setempat saat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rekarda) Pemprov Maluku di Pulau Manipa, SBB 15-16 Maret 2017 lalu.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, seperti dilansir Koran kabar timur, hari ini, mengakui, Pemprov Maluku memang menjanjikan untuk membangun masjid di Desa Masawoy dan gereja di Desa Tomalehu Timur itu. Tapi, dengan masih banyaknya program pemerintah yang harus dituntaskan, janji pembangunan dua bangunan rumah ibadah belum bisa ditepati.

“Memang kita janjikan masyarakat di sana, tapi kita lupa. Ya, manusia kan tetap punya kekurangan. Lagipula, ada banyak program pemerintah yang harus dituntaskan lebih awal,” kata Sahubarua.

Pemprov Maluku akan melihat persoalan ini dan menampungnya pada anggaran 2019. “Andaikata tidak bisa tertampung di tahun ini, kita upayakan anggaran 2019, masalah ini bisa ditampung,” ujarnya.

Pemprov Maluku lanjut dia, tentunya akan melihat pembangunan di Maluku secara keseluruhan, bukan hanya pada satu daerah tertentu. (Qin/KT)