MALUKUnews.co Huamual: Pemuda Muhammadiyah Wilayah Maluku bersama Rumah Inspirasi Iha, menggandeng Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat), melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tepatnya di Desa Luhu, Sabtu (13/03).

Sosialisasi bahaya narkoba ini dengan mengusung tagline ‘Ale Pake Ale Mati ‘. Sosialisasi yang dipusatkan di Kecamatan Huamual ini, mengingat di wilayah tersebut, sesuai catatan pihak kepolisian, sangat rawan menggunaan narkoba.

Ketua DPD Granat Maluku, Yani MH Salampessy, hadir memberikan materi dalam sosialisasi itu.

Salampessy mengakui, Kecamatan Huamual saat ini masuk zona merah dalam penyalagunaan narkoba, sehingga pihaknya merasa perlu turun langsung ke Huamual untuk melakukan tindakan prefentif. “ Kami minta seluruh elemen agar bekerjasama untuk memutus matarantai narkoba di wilayah Huamual ini,” ujar Salampessy dalam sosialisasi itu.

Sementara Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Maluku, Farham Suneth, dalam acara itu, menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut kiranya menjadi pemantik untuk masyarakat Huamual. Terlebih para tokoh dan instansi-instansi terkait. "Selanjutnya, kami akan membentuk satgas cegah narkoba, dan kedepan Negeri Luhu, Iha dan Kulur di Huamual ini akan menjadi desa percontohan bebas narkoba," ucap Suneth.

Suneth berharap, semua organisasi maupun komunitas yang berada di tiga negeri di Huamual tersebut supaya sama-sama melawan narkoba.

"Akan saya upayakan koordinasi dengan beberapa organisasi maupun komunitas untuk melakukan pencegahan terhadap narkoba," pungkas Suneth.

Kasat Narkoba Polres SBB, Iptu Usman Muhammad Ode Bellu, juga hadiri dalam memberikan materi pada sosialisasi itu. Ia juga mengakui, wilayah kecamatan Huamual ini masuk zona rawan atas barang haram tersebut.

"Tentu kami mengharapkan kepada tokoh masyarakat maupun tokoh pendidikan, agar selalu memberikan edukasi terhadap adik-adik remaja, pemuda agar terhindar dari penyalagunaan narkoba," ucap Bellu.

Bellu tegas menyatakan, Narkoba adalah musuh bersama. "Jadi kami harap sama-sama menyelamatkan generasi bangsa ini bukan pihak kepolisian saja melainkan semua pihak," Bellu. (Mar)