MALUKUnews.co, Ambon: Apa kabar Polres Seram Bagian Barat (SBB). Kasus penganiyayaan terhadap wartawan Malukunews.co, Yasmin Bally, hingga kini belum mampu dituntaskan Polres SBB.

Seperti marak diberitakan media ini sebelumnya, Yasmin Bally dianiyaya seorang ‘preman’ di kantor bupati SBB saat ia sedang menjalankan tugas jurnalistknya pada tanggal 4 Maret 2021 lalu. Preman tersebut mengaku bernama Galib Warang. (Klik link vidio ini: https://www.youtube.com/watch?v=Rz-TRR09hpQ&t=4s)

Kembali kepada penanganan kasus. Belum diketahui pasti, kenapa kasus penganiyayaan wartawan Yasmin Bally ini hingga kini belum juga dituntaskan Polres SBB. Padahal bukti video dan saksi sudah jelas. Lalu ada apa dengan Polres, sehingga Polres seakan dibuat tak berdaya dalam menangani kasus penganiyayan wartawan ini.

Malukunews.co berusaha menghubungi Kasat Reskrim Polres SBB, Iptu Pieter F. Matahelemual, Rabu (21/04), siang, namun ponselnya tidak aktif.

Malukunews.co, kemudian menghubungi penyidik yang menangani kasus tersebut, Bripka Viktor Souisa. Victor mengatakan, kasus itu sementara masih ditangani. “ Saya juga sudah sampaikan perkembangan kasusnya kepada pak Yasmin,” ujar Victor yang dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Rabu (21/04), siang.

“ Tapi kenapa kasus penganiyayaan terhadap wartawan Malukunews.co Yasmin Bally itu lama sekali ditagani pak. Koq pelakunya belum ditahan juga, padahal bukti video penganiyaan dan saksi itu sudah jelas,” tanya Malukunews.co.

“ Iya pak, kami juga tidak bisa langsung menahan pelaku, tapi kami masih mempelajari bukti yang ada. Sebaiknya bapak datang di kantor jua, supaya kami bisa jelaskan. Tapi saya juga sudah sampaikan ke pak Yasmin atas perkembangan penanganan kasusnya,” ujar Victor singkat.

Malukunews.co kemudian berusaha menghubungi Kapolres SBB, AKBP Bayu T Butar Butar, namun Kapolres tak angkat ponselnya, maskipun ada bunyi nada pangilan masuk. (Tim)