MALUKUnews.co, Piru: Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Seram Bagian Barat (SBB) bersepakat akan mengusung kadernya sendiri untuk maju menjadi calon bupati SBB pada Pilkada tahun 2024 mendatang. Penegasan ini disampaikan Sekretaris PDI Perjuangan SBB, Ferdinand Kasale kepada wartawan usai pelaksanaan Rapat Kerja partai itu di Piru, Selasa Senin (24/05), kemairn. [Klik vidionya disini: https://www.youtube.com/watch?v=EVtZb6VXojg

Menurut Kasale, pada Pemilu 2024 mendatang, selain partainya akan mengusung kadernya sendiri menjadi calon bupati, target lain juga akan memenangkan pemilu presiden dan legislatif dan selanjutnya akan merebut ketua DPRD SBB. Target kedua adalah, kita harus menang di Pemilukada serempak di tahun 2024 dengan mengusung calon bupati dari PDI Perjuangan sendiri. “ Saya kira itu target utama kami. Selain itu, ada juga point-point penting yang dihasilkan dalam Raker itu, tapi kami tidak bisa sampaikan disini, karena sifatnya sangat strategis dan rahasia internal,” ujar Kasale dengan tegasnya. [klik vidio disini: https://www.youtube.com/watch?v=44pFWlNTIMk

Lanjut Kasale, di internal PDI Perjuangan itu banyak sekali kader-kader potensial, tinggal bagaimana digodok untuk mempersiapkan diri, mempersiapkan kekuatan, mempersiapkan infrastruktur partai untuk merebut jabatan bupati SBB nanti. “ Kami sudah siap untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang,” ujar Kasale.

Sementara itu, pantauan Malukunews.co, pada acara pembukaan Raker itu, PDI Perjuangan tidak mengundang bupati. Belum diketahui pasti, mengapa bupati Yasin Payapo tidak diundang dalam acara pembukaan Raker itu. Menurut Ketua Satgas Raker, Melkisedek Tuhehay, Raker ini sifatnya internal jadi bupati dan wakil bupati kami tidak bisa undang.

Alasam Tuhehay ini tak berbanding lurus dengan kenyaataan. Pasalnya, pada acara pembukaan Raker itu, Sekda SBB, Mansur Tuharea juga ikut diundang dan hadir. (Yasmin/Anes)

Tonton berita lengkapnya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=EVtZb6VXojg