MALLUKUnews, Ambon: Sejumlah tokoh Seram Bagian Barat (SBB) membentuk organisasi Aliansi Tiga Batang Air. Aliansi ini dibentuk sebagai wadah, tempat diskusi dan menghimpun pikiran-pikiran masyarakat adat SBB. Tentu, dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat yang saat ini tak kunjung usai.

Dalam rapat pembentukan Aliansi Tiga Batang Air, Senin (25/01) di Ambon, Drs. Tjanje Haumasse, M,Si, terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris, Sahlan Heluth, S.Pi, M.Si.

Kata Haumasse, pembentukan Aliansi Tiga Batang Air ini, sesuai hasil pertemuan bersama anak-anak Seram yang tergabung dalam Seram Alifuru Bersatu. Yaitu, tiga kabupaten yang berada di Pulau Seram diminta untuk segera membentuk organisasi adat.

Selanjutnya, ketiga organisasi adat itu kemudian melaksanakan kongres untuk memilih kepengurusan Seram Alifuru Bersatu. “ Jadi untuk SBB kami sudah bentuk organisasinya bernama Aliansi Tiga Batang Air. Kami berharap organisasi ini bisa menghimpun semua komponen masyarakat adat,” ujar Haumasse.

Lanjut Haumasse, kehadiran Aliansi Tiga Batang Air ini, sangatlah dibutuhkan. Selain untuk menindaklanjuti hasil rapat Seram Alufuru Bersatu itu, juga sekaligus untuk mendengarkan keluahan masyarakat adat yang selama ini tidak tersalurkan. Untuk itu, kami siapkan wadah ini sebagai tempat untuk membicarakan masalah-masalah adat yang saat ini tak terurus itu. “ Banyaknya Plt Kades saat ini, juga yang menjadi perhatian kami,” tegas Haumasse. (Mar)