MALUKUnews, Ambon: Para Raja yang ada di Negeri Taniwel Gunung mendesak pemerintah daerah maupun pusat supaya segera membangun jalan untuk mereka. Pasalnya selama ini masyarakat yang ada di enam negeri/ desa di Taniwel Gunung merasa kesulitan untuk menempuh jalan bekilo meter untuk sampai ke kota kecamatan.

Raja Buria, Erie Latue, yang didampingi Raja Laturake, Thomas Mawene dan Raja Riring, Welem Supulatu, kepada Malukunews.co, Sabtu ( 10/01), mengatakan, selama ini mereka sangat dianaktirikan oleh pemerintah. “ Pemerintah selama ini tak pernah memperhatikan pembangunan jalan di wilayah kami. Selama ini kami sangat kesulitan transportasi. Tolong di bangun jalan dari kota kecamatan ke sejumlah negeri yang ada di wilayah pegunungan Taniwel supaya masyarakat kami juga bisa melakukan aktifitas ekonominya dengan baik,” ujar Latue.

Komentar yang sama juga disampaikan oleh Raja Laturake, Thomas Mawene. Ia mengatakan, selama ini masyarakat di pegunungan sangat kesulitan jika bepergian ke kota kecamatan maupun ke kota Piru. Sudah sepuluh tahun pemekaran Seram Bagian Barat namun masyarakat kami belum menikmati jalan raya. “ Kami berharap supaya pemerintah bisa membuka mata untuk melihat nasib kami di pegunungan dengan cara membangun jalan raya untuk kami,” ujar Mawene.

Sementara itu, kata Raja Riring, Welem Supulatu, pemerintah daerah SBB selama ini hanya menjajikan akan membangun jalan di kawasan Taniwel Pegunungan, namun hingga kini janji itu tak pernah terealisasi. “Kami sangat kecewa dengan Pemda SBB maupun Provinsi yang tidak pernah memperhatikan nasib kami,” kata Supulatu penuh kecewa. (Qin)