MALUKUnews, Piru: Bantuan untuk rehabilitasi rumah warga pasca gempa Maluku, seperti Dana Tunggu Hunian dan Cash For Work di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih terus berproses.

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pengungsi ini berlangsung di kantor Bupati SBB dipimpin Sekda Mansur Tuharea. Rapat koordiansi itu dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diwakili Direktur Penanganan Pengungsi, Johny Sumbung, Jumat (06/11).

Dalam rapat itu, terungkap berbagai kendala di lapangan yang disampaian pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Untuk itu sangat membutuhkan terobosan untuk percepatan penyelesaian berbagai kendala itu.

Johny Sumbung, dalam rapat itu mengatakan, kendala di lapangan itu merupakan sesuatu hal yang wajar. Permasalahan di lapangan pasti ada, namun bagaimana strategi untuk melakukan percepatan. “ Kita perlu strategi penanganan untuk memecahkan masalah itu” pungkas Johny.

“ Jadi, jika data awal rumah rusak 1000 misalnya, namun baru 500 unit rumah yang datanya sudah lengkap, maka keluarkan SK dulu. Nanti yang belum lengkap itu akan diverifikasi ulang lagi dengan melibatkan pihak lain seperti Dukcapil,” Tambah Johny. (Jodi)