MALUKUnews, Ambon: Gubernur Maluku, Murad Ismail, berharap masyarakat Seram Bagian Barat (SBB), menerima investor untuk menggarap tambang marmer yang ada di wilayah Taniwel, SBB. Penegasan ini disampaikan Gubernur Murad Ismail kepada wartawan saat berada di Dusun Olas, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (21/10).

Kehadiran Gubernur Murad di Dusun Olas ini, dalam rangka menyerahkan SK penegrian SMA LKMD Olas menjadi SMA Negeri 27. Selain itu, ia juga memberikan sejumlah bantuan kepada kelompok tani. Sementara bantuan 90 Al-quran kepada tiga taman pengajian diberikan oleh Istri Gubernur.

Kembali ke masalah tambang marmer, kata Gubernur Murad, kalau ada tambang disini yang bisa dikelola investor, kenapa kalian tahan atau tolak. Bagaimana daerah ini bisa maju, emangnya marmer itu kalian mau bikin apa kalau tidak ada yang olah. “ Kalian bisa olah sendiri ya. Kase inverstor agar daerah kalian bisa maju. Daerah ini bisa maju kalau investornya bisa masuk,” ujar gubernur.

“ Kalau kalian tahan-tahan terus tidak mau investor masuk, bagaimana daerah ini maju. Daerah ini bisa maju dan berkembang kalau investor bisa masuk. Ngapain itu kalian mau bikin batu marmer itu, apakah kalian mau foto-foto dan selfi disitu saja. Kase kepada investor untuk dikelola agar daerah kalian maju,” cetus gubenrur.

Lanjutnya, investor itu masuk, tentu dia bisa bawa sesuatu untuk daerah ini. Minimal masyarakat lokal bisa dipekerjakkan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) SBB bisa bertambah. “ Kalau kalian tolak investor, kalian mau tunggu hari giamat untuk bawa batu itu ke surga, itu tak mungkin. Jadi kalau ada investor yang msduk untuk garap dikase ijin masuk saja,” ujar Guberur Murad.

Seperti diketahui, masyarakat Taniwel sudah beberapa kali melakukan aksi demo di kantor Bupati dan DPRD SBB serta di kantor gubernur dan DPRD Maluku. Demo itu dilakukan dalam rangkah menolak pembangunan tambang marmer di wilayah mereka. Alasannya, karena keberadaan tambang itu bisa membuat hutan Taniwel menjadi rusak dan bisa menyebabkan bencana jika hujan tiba. (Qin)