MALUKUnews, Ambon: Masyarakat Desa Iha di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, memblokir jalan di Dusun Hulung menuju lokasi pertambangan Cinabar.

Pemblokiran jalan raya ini dilakukan dengan cara menebang pohon-pohon yang berada di pinggiran jalan. Peristiwa ini terjadi, Jumat (14/02), siang.

Informasi yang dihimpun Malukunews.co, Jumat, sore ini, menyebutkan, aksi pemblokiran/palang jalan ini dilakukan warga Iha sebagai bentuk protes terhadap pihak kepolisian yang melarang masyarakat untuk melakukan penambangan. Akibat peristiwa ini arus lalu lintas menjadi lumpuh.

Warga Iha marah, karena rencana polisi hari ini untuk menempatkan pos jaga di areal pertambangan rakyat itu. Penempatan pos jaga itu karena polisi ingin areal pertambangan rakyat itu bersih dari penambang, karena telah dilarang pemerintah.

Sementara itu, Kapolsek Huamual, Ipda Elnat Splendidta, yang dihubungi Malukunews.co, via polselnya, Jumat, sore, membenarkan aksi palang jalan oleh warga Iha itu. “ Sekarang saya di lapangan pak. Kami belum tau apa penyebabnya dilakukan palang jalan ini. Saat ini kami juga sedang bekerja keras untuk membuka barikade jalan ini, dengan meminta bantuan masyarakat,” ujar Kapolsek Huamual itu.

“ Kami juga melibatkan masyarakat setempat yang punya mesin sensor untuk datang memotong kayu yang ada di jalan raya itu, agar lalu-lintas bisa normal kembalu,” ujar Kapolsek. (Tim)