MALUKUnews, Piru: Setelah melewati proses pemba­ngunan lima tahun, akhirnya Kantor Jemaat Gereja Elohim GPM Piru di resmikian, Minggu (26/01), kemarin, oleh Ketua Klasis GPM Piru Kabupaten SBB, Pdt N.J.Rutumalessy.

Rutumalessy mengharapkan, kantor jemaat Gereja Elohim diharap­kan, dapat menjadi salah satu sarana yang dapat mewujudkan visi dan misi gereja sebagai wadah transformasi yang universal bagi masyarakat secara menyeluruh.

“Sebagai gereja kita menganggap bahwa ini merupakan hal yang luar biasa, oleh karena panitia dan jemaat telah memberikan sebuah kantor jemaat yang representatif. Ini sebuah pertanda bahwa, sebagai gereja kita dituntut untuk terus dinamis men­jawab tantangan dan masalah. Kehadiran kantor ini kita berharap dapat menjawab dan mendorong seluruh proses pelaksanaan bergereja di jemaat Piru itu agar lebih baik,” jelasnya kepada Siwalima usai peresmian Kantor Jemaat Elohim.

Dengan adanya representasi kantor jemaat di Klasis GPM Piru, ujarnya, paling tidak dapat memberikan sumbangsih pembinaan religi dan administrasi bergereja untuk tampil lebih baik kedepan.

Dari sisi kemasyarakatan, kata dia, kehadiran kantor jemaat kiranya dapat memberikan sebuah transformasi yang universal, dalam membantu pem­bangunan Kabupaten SBB dalam tata kelola kota yang lebih baik.

“Secara kemasyarakatan kehadiran kantor jemaat dapat memberikan perubahan bagi Kota Piru, khusus wajah kota. Kiranya dapat membe­rikan contoh bagi yang lain untuk mela­kukan hal yang sama agar wajah Kota Piru dapat berubah menjadi kota yang indah,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya bangu­nan yang representatif bagi pelayanan kelembagaan dan administrasi serta organisasi, kantor jemaat Gereja Elohim Piru bukan merupakan sebuah aset monumental, namun selebihnya dapat menjadi sarana penentu dari penataan dan pelayanan bagi jemaat GPM yang ada di Piru.

Dengan adanya kantor jemaat Piru ini, katanya, gereja sebagai wadah pelayanan Kristiani dapat membantu pemerintah baik pemerintah desa/negeri, Kecamatan Seram Barat dan Kabupaten SBB.

“Penataan kota ini harus lebih maju dalam penataan kota, paling tidak GPM sendiri telah membantu pemerintah desa, kecamatan dan Kabupaten SBB untuk memperindah wajah kota ini. Kami berharap sebagai gereja kita dapat mendorong desa, kecamatan dan kabupaten SBB untuk penataan kota menjadi syarat mutlak bagi sebuah ibukota kabupaten, dan ini telah dilakukan oleh GPM Piru,” tuturnya. (Sumber: Siwalima)