MALUKUnews, Ambon: Jalan Trans Huamual di Kabupaten Seram Bagin Barat (SBB), yang dilaporkan sempat lumpuh, Sabtu (15/02), pagi ini, mulai kembali normal.

Kelancaran arus Trans Huamual ini setelah Kapolres SBB, AKBP Bayu T Butar Butar, memerintahkan personil gabungan Polres, Brimob dan Polsek Huamual, turun ke lapangan untuk membantu membersihkan barikade jalan yang dilakukan orang-orang tak dikenal itu. Barikade jalan itu ditaru di enam titik sebanyak sepanjang jalan Dusun Uhe dan Hulung, Desa Iha yang berjarak sekitar 5 kilo meter .

“ Sekitar pukul 23.00 WIT, malam tadi, seluruh barikade jalan yanga ada di Trans Huamual itu berhasil kami buka. Seluruh personil gabungan kami bekerja keras di lapangan membantu dan memberi rasa kenyamanan untuk seluruh masyarakat disana. Saya juga himbau, supaya kedepan jangan terjadi hal-hal seperti ini lagi,” tegas Kapolres SBB dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Sabtu (15/02), pagi.

Sementara itu, pantauan Malukunews.co, Sabtu, pagi ini, lalu-lintas di wilayah Trans Huamual itu sudah berlangsung normal. Masyarakat pun sudah dengan bebas melakukan perjalanan dari Desa Iha, Luhu dan Kulur ke Ibu Kota SBB, Piru, maupun sebaliknya.

Untuk diketahui, barikade/palang jalan dengan menggunakan batang kayu yang ditebang dipinggiran jalan ini dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab pada Jumat (14/02), siang kemarin.

Oknu-oknum masyarakat tersebut tidak menginginkan polisi membuat pos pada lokasi tambang cinabar di wilayah itu. Akibat peristiwa itu, akses dari Desa Iha, Luhu dan Kulur ke Piru maupun sebaliknya sempat lumpuh total, Jumat, kemarin sempat lumpuh. (Mar)