MALUKUnews, Ambon: Pemerintah Pusat (Pempus) menetapkan dua kabupaten di Pulau Seram, Provinsi Maluku sebagai daerah tertinggal tahun 2020-2024. Yakni kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Selain SBB dan SBT, Pempus juga menetapkan empat kabupaten lainnya di Maluku masuk dalam kategori daerah tertinggal. Adalah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Buru Selatan (Bursel).

Penetapan enam kabupaten di Maluku ini bersamaan dengan penetapan 62 daerah otonom lainnya di Indonesia yang juga masuk dalam daerah teringgal.

Penetapan daerah tertinggal dilakukan 5 tahun sekali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020, tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2020-2024 itu. Ada 62 daerah di Indonesia yang ditetapkan tertinggal.

Seperti dikutip dari Perpres, Jumat (08/05), kemarin disebutkan, bahwa daerah tertinggal adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang, dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Ada enam kriteria terkait penetapan daerah tertinggal, seperti dijelaskan Pasal 2 Perpres:

Pasal 2

1) Suatu daerah ditetapkan sebagai berdasarkan kriteria:

a. perekonomian masyarakat;

b. sumber daya manusia;

c. sarana dan prasarana;

d. kemampuan keuangan daerah;

e. aksesibilitas; dan

f. karakteristik daerah.

2). Selain berdasarkan kriteria sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dipertimbangkan karakteristik daerah tertentu.

3). Kriteria ketertinggalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diukur berdasarkan indikator dan sub indikator.

4). Ketentuan mengenai indikator dan sub indikator sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Menteri.

(Qin)