MALUKUNEWS, Ambon: KPU Provinsi Maluku telah menjadwalkan pelaksanaan pemungutan suara ulang di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akan berlangsung 11 September 2013. Pemungutan suara ulang di Kabupaten SBT sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu karena terjadi berbagai pelanggaran dan kecurangan saat pelaksanaan Pilkada Maluku putaran pertama 11 Juni 2013. Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Maluku Idrus Tatuhey kepada wartawan diruang kerjanya Senin, kemarin. Dikatakan, pengadaan logistic pemungutan suara ulang di Kabupaten SBT akan dilakukan 20-30 Agustus dan selanjutnya didistribusikan ke 281 TPS. “KPU Maluku menargetkan akan melaporkan hasil pelaksanaan pemungutan suara ulang tersebut ke MK paling lambat 24 September 2013,” katanya. Tatuhey menjelaskan, pihaknya sudah menarik seluruh sisa surat suara dari 11 kabupaten/kota yang mencapai 71.924 lembar untuk selanjutnya dapat digunakan di Kabupaten SBT. “Jumlah pemilih di Kabupaten SBT sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 89.640 pemilih, sehinggga dari jumlah pemilih itu ditambah dengan surat suara tambahan 2,5 persen menjadi 21.000 surat suara sehingga total surat suara yang harus disiapkan sebanyak 91.880 surat suara,” jelasnya. Sementara untuk kertas plano yang nantinya ditempelkan saat penghitungan suara juiga sudah kumpulka dari 11 kabupaten/kota dan jumlahnya itu melebihi jumlah TPS yang ada di SBT. Tatuhey menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan ke Kabupaten SBT untuk melakukan pengecekan terhadap DPT yang ada. Sebagaimana diketahui, MK akhirnya memutuskan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku tahun 2013 tersebut. Dalam putusannya MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku untuk melakukan pemungutan suara ulang Pemilihan Gubernur Maluku Tahun 2013 di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten SBT. (S5)