MALUKUnews, Ambon: Bawaslu Maluku sampai saat ini masih menyiapkan laporan seluruh tahapan dan proses pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) 11 September 2013 kemarin.

Pimpinan Bawaslu Maluku, Lusi Peilouw, seperti dikutif dari Siwalima, kemarin, mengungkapkan, pihaknya belum masukan laporan PSU SBT ke Mahkamah Konstitusi (MK), karena menunggu panggilan dari MK.

“Kita menunggu panggilan dulu dari MK baru kita ajukan laporan. Karena kita mendapatkan arahan dari Bawaslu pusat, bahwa tunggu panggilan dari MK dulu, baru dimasukan laporan,” jelasnya.

Dikatakan, sesuai dengan arahan dari Bawaslu pusat, maka Bawaslu Maluku tetap akan menunggu panggilan dari MK, dan hingga kini belum ada panggilan dari MK.

“Kita memang sementara siapkan laporan, tetapi sesuai dengan arahan Bawaslu pusat, makanya kita tunggu dulu panggilan MK baru kita masukan laporan,” jelasnya.

Dari segi proses pelaksanaan PSU di Kabupaten SBT, lanjutnya, ia menilai, proses PSU telah berlangsung sesuai dengan makanisme dan tahapan.

“Kami menilai PSU di SBT sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang sebenarnya dan kami juga sudah memberikan bimtek dan penguatan kapasitas bagi aparatur kami ditingkat bawah, dan biarlah MK yang akan memutuskan,” ujarnya.

Ia menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi tetapi tetap menunggu keputusan MK untuk proses Pilkada Maluku kedepan.

Sebelumnya Ketuaketua Bawaslu, Dumas Manery mengharapkan, masyarakat untuk tetap konsen pada proses Pilkada Maluku agar dalam tahun ini sudah bisa melahirkan pemimpin Maluku lima tahun kedepan.

“Semua masyarakat termasuk kandidat untuk konsen ke sana,” ujarnya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Karpan Ambon, Senin (23/9).

Manery meminta, untuk para kandidat bersaing sesuai dengan aturan, dan jangan karena persaingan lalu secara sadar melakukan pelanggaran. Dan jangan salahkan penyelenggara.

Baik KPU maupun Bawaslu Maluku mengharapkan, semua masyarakat untuk tetap mendukung proses Pilkada Maluku sehingga bisa selesai dalam tahun 2014 ini dengan memperoleh Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2013-2018. (S5)